tiga posisi


teman katakanlah bahwa kita ini sedang berada/bersekolah di eropa maka kita berada dalam tiga posisi sekaligus.
1sebagai pembawa bentukan dari budaya indonesia
2 sebagai “obyek” yg di olah oleh sistem nilai lingkungan yg baru(eropa yg berlainan dengan
sangu kita)
3 sebagai subyek pentransfer nilai tertentu dari linkungan itu kesuatu Indonesia alternatif
— sebutlah begitu jika memang ia akan ada di hari depan
kita bisa saja tak usah menyadari posisi itu, tinggal mendayung perahu sesuai dgn arah air sungai,sepulangnya ketanah air,kita juga tak usah menyadari bahwa kita sudah ditransformasi oleh proses pengalaman kita,kemudian menularkan sesuatu yg baru dikampung halaman kita– sesuatu yg kita bawa secara ” tak sengaja” dari negri seberang.
**********************************************
Namun pastilah bukan takaran semacam itu yang–oleh ibunda bangsa— disanggarkan di pundak kita,apalagi, barangkali kita tergolong dalam kumpulan mahasiswa yg disebut sadar-pilitik echh,,.,.,.,politik,yg menyiapkan diri menjadi agen besar maupun pengecer tawaran perubahan bagi tanah air.

pada posisi pertama, ada kemungkinan tatkala berangkat dari kampung,kita sudah cukup melek-indonesia.Artinya cukup memiliki pengetahuan dan pengertian ttg masalah-masalah dasar bangsa dan negara kita,termasuk peta lukisan kultur manusia dan masyarakat indonesia ( termasuk mungkin kebudayaan pop lama indonesia,kebudayaan pop baru indonesia,bugis,bugis baru,madura,madura baru dst,.,.,) yg membesarkan kita

atau kita belum cukup melek— namun tidak mungkin seseorang berada dalam keadaan sama sekali kosong- indonesia ..Katakanlah kita masih kabur-indonesia: belum sadar betul,dalam arti intelektual,sisi indonesia. jika ini terjadi maka kita adalah mungkin adalah suatu ” akibat indonesia” meskipun tak usah secara ekstrem disebut sebagai obyek bentukan atau cetakan indonesia.
*********************************

Ambil yg paling positip: jika kita berangkat dgn telah melek-indonesia, dengan eropa kita makin melek alias melotot.jika kita masih kabur-indonesia,dengan berada di eropa kita bisa mulai membuka mata.
Suatu posisi berjarak dengan tanah air; bisa mendorong kita mulai berangkat sadar-indonesia,Bahkan sebagai bagian dari indonesia,kita disana bisa bercermin.Nonton diri sendiri.,..,.,.,.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: